Cara Mengolah Sabut Kelapa Menjadi Media Tanam Anggrek


 

Posted on
Monday, February 9th, 2015
at 10:16 pm

Author
admin

Category
How To

Berbicara mengenai penanaman anggrek, tidak akan lepas dari pembahasan tentang media tanam. Seperti kita ketahui bersama, ada berbagai macam alternatif media tanam bagi anggrek yang biasa digunakan oleh para pecinta anggrek. Diantaranya adalah batang kayu, batang pakis, arang, pakis cacah, sphagnum moss, sabut kelapa, dan bebatuan bagi anggrek lythopite. Bahkan tak jarang, banyak hobiis yang bereksperimen tentang media tanam, dengan maksud untuk menemukan komposisi yang pas bagi media tanam anggreknya.

Ada beberapa syarat yang harus diperhatikan dalam memilih media tanam, diantaranya :

  • Mampu menyediakan ruang tumbuh bagi akar tanaman, sekaligus juga sanggup menopang tanaman;
  • Bersifat phorous;
  • Mampu menyediakan unsur hara yang cukup;
  • Tidak mengandung hama dan penyakit.

Apabila persyaratan tersebut dipenuhi, maka tanaman akan tumbuh dengan baik. Salah satu media yang sering dipake oleh hobiis anggrek adalah sabut kelapa. Biasanya di toko saprotan tersedia sabut kelapa yang telah diolah, sehingga aman bagi tanaman anggrek.

Sebenarnya kita bisa mengolah sendiri sabut kelapa agar bisa dimanfaatkan sebagai media tanam anggrek, mengingat sabut kelapa termasuk bahan yang mudah diperoleh di sekitar kita. Kita hanya perlu sedikit mengolahnya, agar kandungan Lignin di dalam sabut kelapa hilang. Bapak Rizal Djafaarer dari Rumah Bunga Rizal Lembang, adalah salah satu penggiat tanaman anggrek, yang berhasil mengolah sabut kelapa menjadi media yang aman bagi anggrek..

Ingin tahu caranya? Berikut adalah tahapan yang harus kita lakukan : 

  1. Potong sabut kelapa sesuai kebutuhan.
  2. Buang dahulu bagian kulitnya, karena di bagian kulit itulah tersimpan kandungan lignin dan minyak,  yang tidak disukai oleh anggrek. 
  3. Setelah dipotong, sabut kelapa tersebut direndam selama kurang lebih 6 (enam) jam. Setelah itu buang airnya. Apabila diperhatikan, air rendaman pertama akan berwarna coklat.
  4. Pukul sabut kelapa dengan palu hingga terbuka pegangan antar seratnya.
  5. Apabila sudah dipukul, rendam sabut dengan air yang sudah dicampur dengan pupuk dan fungisida. Ini adalah langkah opsional.
  6. Setelah proses perendaman selesai, tiriskan sabut tersebut, hingga didapatkan sabut yg cukup lembab sebagai media.
  7. Kemudian lilitkan sabut kelapa tersebut sepotong demi sepotong ke bibit atau tanaman yang akan ditanam, hingga dirasa ketebalan media sudah memenuhi.
  8. Tanaman siap untuk dipelihara;

Mudah bukan? Nah..selamat mencoba… 

Source :
Mr. Rizal Djaafarer – Rumah Bunga Rizal
JL. Raya Maribaya km. 2,4, Lembang, Jawa Barat 40391, Indonesia
Telepon:+62 22 2786321
rumahbunga-rizal.com
 

 

Leave a reply

 
 
loading